Aku bukan diriku sendiri

Sebesar apa pula sebuah titik kecil itu biasa mengatakan, “Inilah aku!” Aku hadir kalau memang dianggap perlu, dan kalau tidak perlu semuanya akan menjadi milik bersama. Analogi ini pun salah ketika disadari bahwa sebenarnya “aku” tidak berkuasa apa-apa. Bahkan untuk hidupnya sendiri. Ada kekuasaan besar yang menguasai dan memberi pengaruh pada kehidupannya. Aku bukan siapa-siapa.

Aku bisa muncul dan bisa tenggelam. Suatu saat ada dorongan besar di dalam diri ini yang mengatakan perlunya aku bersuara dan berbuat sesuatu yang bermakna. Wujud dorongan itu tak kasat mata sehingga orang lain menganggap tak ada bedanya. Antara ada dan tiada, namun pengaruh dorongan itu luar biasa. Aku memerlukannya.

Author: nugrohokhoironi

Pembelajar hidup yang tak boleh berhenti, apapun jadinya. Perjalanan ini masih sangat dan tak akan pernah mencapai tujuan yang ditetapkan kalau hanya ditempuh dengan keluh kesah dan putus harapan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: