Aku bukan diriku sendiri

Sebesar apa pula sebuah titik kecil itu biasa mengatakan, "Inilah aku!" Aku hadir kalau memang dianggap perlu, dan kalau tidak perlu semuanya akan menjadi milik bersama. Analogi ini pun salah ketika disadari bahwa sebenarnya "aku" tidak berkuasa apa-apa. Bahkan untuk hidupnya sendiri. Ada kekuasaan besar yang menguasai dan memberi pengaruh pada kehidupannya. Aku bukan siapa-siapa.… Continue reading Aku bukan diriku sendiri

Bacaan yang baik untuk seorang guru

Ketahuilah, setiap saat orang perlu mencari referensi apik untuknya agar bisa menjalani hidup tanpa takut dan tanpa ragu. Inilah nilai yang aku percaya. Hal ini tidak mungkin lagi dielakkan. Aku sudah terbiasa dengan adat yang melek bacaan ini. Ternyata aku sependapat dengan Gus Dur yang bilang "tidak perlu dituliskan" saja. Apa saja yang bisa dilafalkan… Continue reading Bacaan yang baik untuk seorang guru

Ramadhan 2019 Itu Ketiganya

Sudah berapa lama tidak mengajar di sekolah? Kenapa harus keluar dari situ kalau kamu memang tak suka? Itulah dua pertanyaan yang sering muncul dan ditanyakan kepadanya. Bukan karena dia memang bersalah atau justru tidak bisa menjelaskan secara terbuka. Bukan dua-duanya. Dia sudah sering menceritakan kejadian-kejadiannya dengan runtut, mulai dari awal sampai akhir sehingga dia pun… Continue reading Ramadhan 2019 Itu Ketiganya

Ketika dikatakan “Wa kuntum kaum buuro.”

Sebenarnya nyesek juga perasaan hati. Aku tidak bolehkan menjalani amal kebaikan yang biasa dilakukan oleh guru-guru di sekolah atau madrasah. Pandangan sinis plus sengir ditujukan kepadaku kalau ada orang yang berani mendekati. Pangalaman ketika aku datang ke sebuah pesta pernikahan di Lamongan, ada seseorang yang menatap dengan tatapan mata bergaya seperti penyelidik persis ketika dia… Continue reading Ketika dikatakan “Wa kuntum kaum buuro.”

Subuh yang kudus, aku belum mandi

Wattaqullah. Besok itu hari Jum'at. Sudah pasti sekarang ini adalah malam harinya. Ini adalah kesmpatan bagi semua insan yang beriman untuk menyiapkan diri menyambut hari yang suci esok hari. Aku sering tahu, orang-orang melakukan acara tahlilan serta membaca surat Yasin. Aku juga membaca, bacaan yang disunahkan di antaranya juga termasuk AL-Mulk, Ar-Rahman dan Al-Waqi'ah. Disebutkan… Continue reading Subuh yang kudus, aku belum mandi

Dia, yang terlalu banyak omongnya

Bagi orang dalam posisi seperti yang aku alami sekarang, dengan kesulitan hidup dan pekerjaan, banyak omongan justru akan bisa memperparah keadaan. Manusia di sana sini tidak bersimpati. Aku memilih banyak diamnya. Ada orang yang sangat tidak bersimpati. Dia bahkan tidak peduli. Setahuku dia pula yang ikut memperparah keadaan dari persoalan kerja. Kok tahu? Secara diam-diam… Continue reading Dia, yang terlalu banyak omongnya

Aku Membaca dan Aku Berbagi

Ada untungnya kalau kita punya kesempatan untuk membaca. Dan, tidak semua orang berbudaya literasi yang baik sehingga bisa rutin menambah bacaannya dari waktu ke waktu--baik dalam kuantitas maupun kualitasnya. Dengan membaca kita menambahkan pundi-pundi pengetahuan dalam diri kita yang semoga bermanfaat kelak di lain waktu. Dengan ilmu pengetahuan yang bermanfaat itu kita bisa mengubah masa… Continue reading Aku Membaca dan Aku Berbagi

Mengembangkan budaya literasi

Membaca dan menulis adalah budaya masyarakat berpendidikan yang disebut literasi. Secara¬†harfiah literasi diartikan sebagai kegiatan membaca dan menulis. Masyarakat yang memiliki budaya literasi tinggi selalu aktif mengambangkan diri menambah ilmu dengan membaca, kemudian rajin menyebarkan ilmunya, kalau tidak dengan diskusi mereka akan menuliskannya. Bayangan saya kembali ke masa-masa ketika saya aktif di sekolah. Semestinya, guru… Continue reading Mengembangkan budaya literasi